Menikmati Hidup

 Tadinya mau nulis sedikit aja. Entah kesambet arwah bijaksana mana hingga jadinya segini banyak nyampe nggak cukup.

Dulu, punya tetangga seorang nenek (sekarang dia sudah tinggal bersama anaknya). Aku berpikir bahwa nenek tersebut tidak menikmati hidup karena di usianya yang mungkin mendekati 90 tahun, dia masih saja panas-panasan menjemur padi di halaman rumahnya. Beberapa waktu lalu, di tempat antah berantah, seorang wanita dengan alis hitam mengkilap yang mengingatkanku pada solatip hitam untuk melekatkan kabel dan berdempul tebal menatapkan dengan tatapan serupa.

“Gadis ini pasti tidak menikmati hidup.”

Aku tidak menyalahkannya. Tampilanku memang gembel banget. Kaos yang sablonnya sudah rontok. Rok merah marun yang warnanya sudah memudar. Pakaian yang kupakai sudah cocok masuk kategori calon lap pel.

Tapi aku tersenyum. Tidak terlalu peduli. Pakaian gembel membuatku tidak kasat mata dan tidak di pedulikan orang. Aku suka jadi hantu tak kasat mata.

Well, di fase ini aku sadar kalau tiap orang menikmati hidup dan bahagia dengan caranya masing-masing.

Bagi orangtua A, bahagia itu saat melihat anaknya hidup sejahtera meski mereka harus bekerja keras membanting tulang.

Bagi wanita sosialita B, bahagia itu saat bisa menjadi wanita paling stylish di berbagai acara pesta maupun kondangan. Punya koleksi berbagai macam tas Hermes dan sepatu loubotin limited edition.

Bagi pebisnis C, bahagia itu saat bisa mengembangkan bisnisnya di beberapa cabang di negara-negara lain. Punya saham di perusahaan X, Y, Z dan lain sebagainya sekian persen.

Bagi petualang D, bahagia itu saat bisa menjelajahi tempat baru. Menuliskan kisah penduduk setempat dan menjadikannya kitab kehidupan.

Bagi gamer E, bahagia itu saat bisa memenangkan berbagai pertandingan game online dan menjadi profesional gamer.

Bagi relawan F, bahagia itu saat dia berhasil menolong banyak orang. Dia merasa senang, saat bisa menjadi berguna bagi orang-orang di sekitarnya.

Bagi introvert G, bahagia itu saat bisa menyendiri di kamar. Rebahan main game ditemani hewan peliharaannya.

Aku. Bagaimana aku bahagia?

Akhir-akhir ini aku punya kebiasaan absurd.

Aku suka memperhatikan orang bergelut dalam drama dan karma mereka masing-masing.

Comments

Popular posts from this blog

SERANGGA